Sunday, October 24, 2010

Jika Aku Menjadi Duta Besar RI


Indahnya gedung di atas dan amat sangat bahagialah bagi para orang yang bekerja di sana.

Sekarang ini aku adalah seorang mahasiswa paramadina yang mengambil jurusan Hubungan Internasional. Ketika di kelas,  aku berkenalan dengan seorang pria yang kakeknya adalah seorang diploma di New Zeland. Saat mendengarkan cerita dia, aku menjadi iri dan ingin pergi seperti kakeknya. Maka dari itu mulai dari sekarang aku berangan-angan ingin menjadi seorang diploma(duta besar Republik Indonesia) yang berada di luar negeri.

                Pada salah satu mata kuliahku di hari jum’at, seorang dosen bercerita tentang pengalaman temannya yang menjadi seorang duta besar Indonesia yang berada di luar negeri. Beliau bercerita tentang pengalaman buruk temannya ketika menjadi duta besar Republic Indonesia di luar negeri. Ketika itu juga aku menyadari bahwa setiap pekerjaan memiliki suka dukanya sendiri.
Dosenku bercerita bahwa temannya bekerja menjadi duta besar Republik Indonesia di suatu Negara yang gersang dan memiliki masalah perekonomian dan politik yang rumit di sana. Dan beliau harus berhasil memberi image yang baik dari Indonesia di sana. Dengan kondisi Negara yang seperti itu, aku pun tahu bahwa pekerjaan itu tidaklah mudah. Menurutku, dengan masa jabatan yang lebih dari 1 tahun pekerjaan tersebut akan terasa menjadi sangat beban.
                Pengalaman buruk dari seorang duta besar Republik Indonesia yang diceritakan dosenku saat itu membuatku berpikir dua kali untuk menjadi duta besar Republik Indonesia(haha dasar anak labil). Namun begitu aku masih berangan-angan untuk bekerja di tempat yang ada fotonya terpampang di atas itu dan menjalani yang ku jalani sekarang dan tidak lupa selalu berdoa agar diberikan yang terbaik menurut Allah untukku.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment